CIMAHI, lib.stikesrsdustira.ac.id (20/05)
Oleh: Shanti Maulani, S.IIP (Kepala Perpustakaan STIKes RS Dustira)
“Integritas adalah ketika kita tetap berbuat benar meskipun tidak ada seorang pun yang melihat. Dalam dunia akademik, integritas tercermin melalui setiap karya yang ditulis dengan kejujuran dan tanggung jawab.”
Dalam lingkungan akademik, integritas merupakan fondasi utama yang harus dijunjung tinggi oleh seluruh civitas akademika. Setiap karya ilmiah yang dihasilkan, baik oleh mahasiswa maupun dosen, tidak hanya mencerminkan kemampuan akademik penulis, tetapi juga menunjukkan komitmen terhadap kejujuran, etika, dan tanggung jawab ilmiah.
Salah satu tantangan yang sering dihadapi dalam penulisan karya ilmiah adalah terjadinya plagiarisme, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Plagiarisme merupakan tindakan menggunakan ide, gagasan, data, atau karya orang lain tanpa memberikan pengakuan yang semestinya. Praktik ini tentu bertentangan dengan nilai-nilai akademik dan dapat merugikan kredibilitas penulis maupun institusi.
Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga mutu akademik, perpustakaan menyelenggarakan layanan pemeriksaan plagiarisme terhadap berbagai karya ilmiah, termasuk Karya Tulis Ilmiah (KTI), skripsi mahasiswa, artikel ilmiah, serta karya akademik dosen. Layanan ini bertujuan untuk membantu penulis melakukan evaluasi terhadap naskah yang disusun sehingga dapat memastikan bahwa karya tersebut telah memenuhi prinsip orisinalitas dan kaidah sitasi yang benar.
Perlu dipahami bahwa pemeriksaan plagiarisme bukanlah sekadar upaya untuk memperoleh persentase kesamaan (similarity index) yang rendah. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan proses edukatif yang mendorong penulis untuk memahami pentingnya pengutipan yang tepat, parafrase yang benar, serta penggunaan sumber informasi secara bertanggung jawab. Hasil pemeriksaan diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas tulisan sebelum dipublikasikan atau diajukan sebagai syarat akademik.
Kami mengimbau kepada seluruh mahasiswa agar melakukan pengecekan naskah sejak tahap penyusunan, bukan hanya menjelang pengumpulan tugas akhir. Kebiasaan ini akan membantu membangun budaya menulis yang jujur dan berkualitas sejak dini. Demikian pula bagi para dosen, pemeriksaan plagiarisme menjadi langkah penting dalam memastikan kualitas publikasi ilmiah serta menjaga reputasi akademik institusi.
Perpustakaan senantiasa siap mendukung kebutuhan civitas akademika melalui layanan pemeriksaan plagiarisme, konsultasi sitasi dan referensi, serta pendampingan pemanfaatan sumber informasi ilmiah. Dengan memanfaatkan layanan tersebut secara optimal, kita bersama-sama dapat menciptakan lingkungan akademik yang berintegritas dan berorientasi pada kualitas.
Integritas akademik bukan hanya tanggung jawab individu, melainkan tanggung jawab bersama. Setiap karya yang ditulis dengan jujur dan orisinal merupakan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, mari kita jadikan pemeriksaan plagiarisme sebagai bagian dari proses akademik yang positif, bukan sekadar persyaratan administratif.
Mari bersama menjaga kejujuran akademik, meningkatkan kualitas karya ilmiah, dan membangun budaya literasi yang berintegritas.
Perpustakaan hadir untuk mendampingi setiap langkah civitas akademika dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, orisinal, dan beretika.
